Home » buku » Di Batas Angin

Di Batas Angin

Penulis : Yanusa Nugroho

Kisah kakak-beradik Sumantri dan Sokrasana dipaparkan dengan sangat menarik dalam buku ini. Sumantri adalah pemuda yang sangat menggemari olah kanuragan. Lengan-lengannya perkasa, dadanya bidang dan sangat pantas merentangkan busur panah. Tombak, pedang, gada besi, keris dan terutama panah, tunduk di bawah kekuasaan tangannya. Sokrasana berperawakan kecil, kerdil, bagai kanak-kanak yang baru belajar menapak tanah, seakan tak sanggup menyangga kepalanya yang nyaris dua kali besar dari tubuhnya.

Sokrasana begitu mencintai kakaknya. Dia tahu apa yang membuat kakaknya bahagia atau duka. Sumantri menyayangi adiknya. Kemana pun dia pergi, Sokrasana sering kali muncul dalam benaknya.

Sumantri pergi ke Kerajaan Maespati tanpa sepatah kata perpisahan kepada adikknya. Menurut Sumantri hanya dengan mengabdi kepada raja Maespati, hidupnya akan jauh lebih berarti dan akan mengenal semesta raya. Dan persawahan yang membentang luas, persahabatan dengan orang-orang desa di sekitar rumahnya tidak memberi arti apa-apa baginya.

“… Bukankah semesta raya ini ada dalam diri kita, Kakang Mantri?…”, Sokrasana berkata.

 
“pindahan dari mp 19 Januari 2008”
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s