Home » coretan » Perjalanan Pagi Ini

Perjalanan Pagi Ini

Menuju genangan 20 cm

Menuju genangan 20 cm

Hujan masih terus rajin mengguyur Jakarta tanpa kenal waktu. Seperti pagi ini, hujan tidak ada tanda-tanda hendak reda. Kami harus tetap berangkat ke tempat aktivitas. Ayah berangkat ke kantor, Faiz ke sekolah plus daycare, dan saya mengantar Faiz lanjut ngantor. Beruntunglah Bubul libur, jadi bisa turut serta kami (saya dan Faiz) sehingga Faiz bisa sambil sarapan di mobil.

Dari rumah sudah menyiapkan hati akan sampai kantor terlambat dan ada kemungkinan untuk putar balik akibat jalan banjir atau macet parah tidak bergerak.

Pertama, “mau lewat belakang seperti biasa atau lewat depan”. Saya memutuskan untuk tetap lewat belakang, kalau banjir ya putar balik. Alhamdulillah, lewat belakang tidak ada genangan air. Aman…!!

Kedua, “masuk jalan Sungai atau tetap di jalan Kahfi 1”. Kalau lewat jalan Sungai dan ternyata macet parah, saya sudah siap jika harus putar balik. Saya sudah siap-siap menyalakan lampu sign ke kiri tanda mau masuk jalan Sungai. Pak Ogah di mulut jalan Sungai langsung memberikan info jikalau jalan Sungai macet parah tidak bergerak. Baiklah saya lanjutkan perjalanan ini dengan melaju jalan Kahfi 1.

Semenit kemudian Faiz bilang, “mau eek”. Saya langsung celingak celinguk mencari toilet umum. Saya tahu ada pom bensin terdekat, tetapi untuk mencapai sana butuh beberapa waktu terlebih dengan situasi jalanan padat merayap. “tahan Faiz, di depan ada pom bensin”, ujar saya. Akhirnya sampailah kami di pom bensin terdekat. Urusan di pom bensin selesai, perjalanan berlanjut. Hujan semakin deras, jarak pandang terbatas. Santai saja lah.

Ketiga, “setelah lewat jalan Bango menuju jalan Swadaya, banjir gak ya”. Saya coba telpon salah satu teman kantor yang saya perkirakaan sudah sampai di kantor tetapi telpon tidak dijawab. Walaupun tak lama kemudian, dia sms. Baiklah… Jikalau ternyata jalan itu banjir, saya sudah bersiap untuk putar balik menuju Cilandak KKO. Sampai di lokasi, saya melihat genangan air kira-kira 20 cm. Insya Allah, kami bisa melaluinya.

Horeee…. Titik yang diperkirakan banjir sudah kami lalui. Ternyata kami tidak ada adegan putar balik. Alhamdulillah lancarr… lancar dalam arti kata tidak terlalu macet, maksudnya.

Alhamdulillah kami sampai tujuan dengan selamat.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s