Home » coretan » Pengalaman dengan Etisalat Mobile

Pengalaman dengan Etisalat Mobile

Saya biasa daftar paket 1G untuk 1 bulan seharga 99 dirham dan setiap daftar selalu memilih menu one time subscription. Suatu kali saya mencoba daftar paket Social Data (untuk facebook dan whatsapp) seharga 49 dirham dan paket 100MB seharga 29 dirham untuk pemakaian 1 bulan di hari yang sama dengan selang waktu tidak sampai 5 menit. Dan saya memilih menu one time subscription juga.

Sekitar seminggu sebelum 1 bulan, paket 100MB saya habis. Otomatis saya tidak bisa internetan di smartphone. Buka facebook, gambar-gambarnya hanya abu-abu. Ada gambar masuk via whatsapp, tidak bisa diunduh.

Karena gatal, saya beli pulsa 100 dirham dan daftar paket 1GB seharga 99 dirham dengan menu one time subscription. Beberapa hari kemudian setelah lebih 1 bulan dari saya mendaftar paket Social Data, saya membeli pulsa 50 dirham untuk keperluan menelpon. Tidak sampai 1 menit pulsa saya langsung terpotong 49 dirham untuk perpanjangan paket Social Data. Baiklah mungkin untuk ke depannya memang lebih hemat daftar paket Social Data dan paket 100MB daripada per bulannya daftar 1GB.

Sebulan kemudian saya isi pulsa 100 dirham tujuannya untuk daftar paket Social Data dan paket 100MB. Tiba-tiba pulsa saya terpotong 99 dirham untuk paket 1G, padahal seingat saya bulan lalu saya memilih menu one time subscription. Akhirnya saya coba batalkan paket 1G. Saya dapat sms, pembatalan berhasil. Saya tunggu-tunggu ternyata walaupun pembatalan berhasil tapi pulsa saya tidak kembali. Saya coba menelpon Customer Care, tetapi saya tidak cukup sabar mendengarkan iklan-iklan promo sampai tersambung ke operator.

Merasa diperas Etisalat, saya tidak mau mengisi pulsa lebih dari 50 dirham lagi.

3 hari kemudian, saya datang ke konter Etisalat di Mushriff Mall. Saya mendapatkan nomer antrian 185, sedangkan nomer yang sedang dilayani adalah 153. Sudah jam 8 malam, saya menyerah. Saya pulang.

Saya cek *170*1# untuk mengecek paket apa yang terdaftar di nomer saya, jawabannya saya tidak terdaftar dalam paket apapun. Tetapi kenyataannya setiap hari pulsa saya dipotong 2 dirham untuk paket Social Data harian. Pulsa saya habis dan saya belum berniat isi pulsa lagi.

Seminggu kemudian kami jalan-jalan ke pusat perbelanjaan Madinat Zayed. Ketika hendak pulang Ayah mengingatkan saya jikalau mau mampir ke konter Etisalat yang kebetulan kami lewati itu.

Saya ambil nomer antrian dan dapat nomer 173. Nomer yang sedang dilayani saat itu adalah nomer 160. Dan kali ini saya harus sabar menunggu antrian.

Tiba giliran saya, pertama yang saya tanyakan ke Customer Service Officer (CSO) adalah pulsa saya yang 99 dirham. Saya mau pulsa saya kembali. Tetapi jawabnya, “tidak bisa”.

Baiklah, yang kedua adalah paket apa saya yang terdaftar di nomer saya. “Paket Social Data”, jawabnya. Saya mau dibersihkan dari segala paket yang terdaftar di nomer saya. Dan semua paket dibersihkan dari nomer saya. Di situ CSO mengirim SMS ke 1010 dengan isi pesan “HC”.

“Apa itu?”, tanya saya.

“Cara kalau mau cancel semua paket.”, kata CSO.

Lain kali harus diingat-ingat ini. Ketik “HC”, kirim SMS ke 1010.

“Terima kasih, Pak.”, saya mengakhiri sesi di konter Etisalat sore itu.

Untuk membuktikan kalau paket saya sudah bersih, saya mengisi pulsa 100 dirham. Dag dig dug… Alhamdulillah… pulsa tidak langsung terpotong untuk paket apapun. Hampir saya terlena mau langsung daftar paket 1G seharga 99 dirham, untung Ayah mengingatkan. Akhirnya saya hanya daftar paket 100MB seharga 29 dirham saja dan harus digunakan secara bijak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s